Wujudkan Germas Hidup Sehat, Dinkes Gelar Virtual Forum Germas

Beranda Berita Wujudkan Germas Hidup Sehat, Dinkes Gelar Virtual Forum Germas
Dokter Suarjaya : Mari Kampanyekan Hidup Sehat Untuk Cegah Covid-19

“Mari Kita Kampanyekan Hidup Sehat untuk Cegah Penyebaran Covid-19 di Bali, “ Kata Kepala Dinas Kesehatan Provinsi Bali saat membuka acara Pertemuan Virtual Forum Germas dari ruang kerjanya, Jln Melati No 20 Denpasar, Rabu, 17 Juni 2020.

Acara tersebut diikuti oleh 20 instansi, diantaranya Dinas Pendidikan Kepemudaan dan Olahraga Provinsi Bali, Dinas Pertanian dan Ketahanan Pangan Provinsi Bali, Dinas Kelautan dan Perikanan Provinsi Bali, Dinas Pekerjaan Umum, Penataan Ruang, Perumahan dan Kawasan Pemukiman Provinsi Bali, Dinas Perhubungan Provinsi Bali, Dinas Komunikasi, Informatika dan Statistik Provinsi Bali, Dinas Kehutanan dan Lingkungan Hidup Provinsi Bali, Dinas Perindustrian dan Perdagangan Provinsi Bali.

Juga diikuti oleh Dinas Ketenagakerjaan dan Energi Sumber Daya Mineral Provinsi Bali, Dinas Sosial, Pemberdayaan Perempuan, dan Perlindungan Anak Provinsi Bali, Dinas Pemberdayaan Masyarakat Desa, Dinas Kependudukan dan Catatan Sipil Provinsi Bali, Kantor Wilayah Kementerian Agama Provinsi Bali, Balai Besar Pengawas Obat dan Makanan Denpasar, Badan Penyelenggara Jaminan Sosial Kesehatan Regional XI, Badan Pendapatan Daerah Provinsi Bali, Badan Pengelola Keuangan dan Aset Daerah Provinsi Bali, Badan Perencanaan Pembangunan Daerah Provinsi Bali dan beberapa Staf seksi Promosi Kesehatan, Dinas Kesehatan Provinsi Bali.

Lebih lanjut, dr. Suarjaya mengungkapkan, untuk mewujudkan Gerakan Masyarakat Hidup Sehat maka diperlukan suatu upaya Kampanye Gerakan Masyarakat Hidup Sehat. “Kita harus menggerakkan seluruh elemen baik dukungan dari sektor pemerintah, penggalangan kemitraan dengan swasta, organisasi kemasmasyarakatan, serta seluruh elemen masyarakat lainnya melalui penyelenggraan Kemitraan, Pemberdayaan Masyarakat dan Penyebarluasan Informasi”, katanya.

Dokter Suarjaya melalui virtual juga menekankan bahwa, salah satu Program Pemerintah dalam Pencegahan Covid-19 adalah Gerakan Masyarakat Hidup Sehat yang melibatkan pemangku kepentingan, swasta, akademisi, LSM dan sektor-sektor lainnya agar dapat berperan dalam pembangunan kesehatan dengan menekankan pada upaya promotif dan preventif.

“Selain dalam pencegahan penyakit covid-19 ini Program GerakanMasyarakat Hidup Sehat juga bertujuan menurunkan beban penyakit menular dan penyakit tidak menular, baik kematian maupun kecacatan, menghindarkan terjadinya penurunan produktivitas penduduk, menurunkan beban pembiayaan pelayanan kesehatan karena menigkatnya penyakit dan pengeluaran kesehatan. Disamping itu penguatan sistem kesehatan dengan pendekatan siklus hidup dan Jaminan Kesehatan Nasional (JKN) yang berfokus pada pemerataan layanan”, jelasnya.

Dengan adanya Pandemi Covid-19 di Indonesia yang diumumkan oleh Presiden Republik Indonesia pada tanggal 4 Maret 2020. “Sejak itu penambahan kasus terus terjadi secara bermakna di sejumlah wilayah di Indonesia. Pandemi ini tidak hanya menyebabkan kekhawatiran publik utamanya pada bagaimana serangan virus ini memberikan dampak tidak hanya pada dimensi kesehatan tetapi juga pada dimensi kemanusiaan, sosial dan ekonomi secara lebih luas. Untuk itu Gerakan Masyarakat Hidup Sehat dengan selalu berperilaku hidup sehat dan tetap menjaga kebugaran dengan menerapkan protokol kesehatan secara disiplin menjadi hal penting ditengah upaya kita bersama-sama untuk keluar dari masalah pandemi Covid-19 dengan melakukan adaptasi tatanan pola hidup sehat menuju Bali Era Baru”, tegasnya. (PROMKES DAN HUMAS DINAS KESEHATAN PROVINSI BALI)

  • Kadiskes Bali
  • Kabid Kesmas
  • Kasie Promkes
  • hidup sehat