SBH Pramuka Bali Siap Terlibat Penanggulangan Covid-19

Beranda Berita SBH Pramuka Bali Siap Terlibat Penanggulangan Covid-19

“Peran Serta Anggota Saka Bhakti Husadha (SBH) Pramuka sangat diharapkan membantu mencegah dan menanggulangi penyebaran Covid-19 secara efektif. Ayo bergerak bersama untuk tanggulangi Covid-19 serta meningkatkan capaian vaksin covid-19 di Bali,”kata Kepala Pramuka Kwarda Bali, I Made Rentin atau yang disapa Kak Rentin dalam Pramuka, saat membuka acara pertemuan SBH secara daring, Selasa 14 September 2021.

Kak Rentin juga menyampaikan, peran SBH begitu sangat penting untuk menurunkan penyebaran Covid-19 di Bali. Dimana masyarakat Bali harus diberikan pemahaman serta diingatkan selalu untuk menerapkan protokol kesehatan secara ketat.

Pertemuan itu diikuti oleh Kepala Dinas Pendidikan, Kepemudaan dan Olahraga Provinsi Bali, Dekan Fakultas Kedokteran Universitas Udayana, Dekan Fakultas Kedokteran, Universitas Warmadewa, Direktur Poltekes Denpasar, Ketua DKD, Kwartir Daerah Gerakan Pramuka Bali, Pengurus dan anggota Mabisaka Pramuka Bakti Husada Provinsi Bali, Pengurus dan anggota Pinsaka Bakti Husada Provinsi Bali, Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten/Kota se-Bali selaku Ka.Mabisaka Bakti Husada, Kabupaten/ Kota se-Bali, Pengurus dan anggota Pinsaka Bakti Husada di Kabupaten/Kota se-Bali serta Anggota SBH di Kabupatan /Kota se-Bali.

Pertemuan tersebut dipandu Kadek Widiastuti, dengan menghadirkan 2 Narasumber, yaitu Kepala Bidang Kesejahteraan Masyarakat Dinas Kesehatan Provinsi Bali dr AA Sagung Mas Dwipayani yang disapa Kak Sagung, M.Kes dari Dinas Kesehatan dan Diah Yuniti dari Pramuka Kwarda Bali yang disapa Kak Diah.

Dalam pertemuan tersebut, Kak Sagung mengatakan bahwa untuk mewujudkan sinergitas dan optimalisasi peran anggota Saka Bakti Husada (SBH) Provinsi Bali dalam Penanggulangan Pandemi Covid-19 diperlukan beberapa angkah strategis. Diantaranya adalah mengetahui peran SBH dalam membantu kegiatan tersebut, khususnya peran Kwartir Daerah Gerakan Pramuka Bali dalam pembinaan Satuan Karya Pramuka di Provinsi Bali di masa pandemi Covid-19.

”Sebagaimana Kita ketahui bersama, SBH memiliki peran sebagai pelopor hidup sehat bagi diri sendiri, keluarga, dan masyarakat di sekitarnya, sejalan dengan tujuan pembangunan kesehatan. Pengetahuan dan keterampilan di bidang kesehatan yang diberikan kepada Pramuka sebagai kegiatan ekstrakurikuler, diharapkan dapat meningkatkan kesadaran, kemauan, dan kemampuan untuk hidup sehat, yang tidak hanya dimanfaatkan untuk diri sendiri, tetapi dapat dimanfaatkan bagi masyarakat di sekitarnya termasuk dalam upaya penanggulangan pandemi Covid-19 yang sedang terjadi saat ini,”katanya.

Melalui pertemuan hari ini, ungkap Kak sagung, semua SBH yang ada di Bali senantiasa kompak mendukung program Pemerintah Provinsi Bali untuk menekan serta menanggulangi penyebaran Penuaran Covid-19.

Sementara itu, Kak Diah, dari Pramuka Kwarda Bali menyampaikan, keberadaan Saka (Satuan Karya) serta keanggotaannya dalam struktur pramuka. Diah Yuniti mengungkapkan, tujuan Saka adalah lebih menfokuskan pada pendidikan yang diberikan. Saka atau satuan karya merupakan wadah pembinaan dan pendidikan kepramukaan di tingkat kwartir (Nasional, Daerah, Cabang dan Ranting). Sifat saka terbuka. Fungsi Saka merupakan pendidikan dan pembinaan pengembangan ilmu pengetahuan dan teknologi serta keterampilan.

Juga imbuh Kak Diah, fungsi Saka merupakan sarana untuk melaksanakan kegiatan nyata dan produktif. Serta Sarana untukmelaksanakan bakti kepada masyarakat, bangsa dan Negara serta mencapai tujuan pembinaan dan pendidikan gerakan pramuka. (Kesmas dan Humas Dinas Kesehatan Provinsi Bali).

  • kak rentin
  • kak sagung
  • kak diah