Pelatihan Jabfung Epidemiolog, Agar Siap Jadi Tenaga Profesional Kesehatan

Beranda Berita Pelatihan Jabfung Epidemiolog, Agar Siap Jadi Tenaga Profesional Kesehatan

Pesan Kadiskes Bali, Peserta Serius Ikuti Pelatihan Jabfung Epidemiolog Agar Siap Jadi Tenaga Profesional Kesehatan

Pesan Kadiskes Bali, Peserta Serius Ikuti

“Ikuti pelatihan dengan sungguh-sungguh tumbuh kembangkan loyalitas. Pelatihan ini dapat Saudara jadikan wahana tukar menukar pikiran, pengalaman, dan diskusi serta komunikasi untuk menambah wawasan yang dapat menunjang kelancaran tugas. Setelah diangkat menjadi pejabat fungsional hendaknya Saudara dapat bekerja secara profesional sesuai dengan TUPOKSI dan bidang tugas masing-masing,”Kata Kepala Dinas Kesehatan Provinsi Bali yang diwakili Kepala Bidang P2P, I Wayan Widia, SKM, M.Kes, saat membuka acara Pelatihan Jabatan Fungsional (Jabfung) Epidemiolog Jenjang Ahli secara online.

Lebih Lanjut, Widia mengatakan, acara pelatihan tersebut diselenggarakan Rabu, 19 Mei 2021 sampai dengan Senin, 31 Mei 2021. “Pelatihan ini terlaksana secara daring. Dan saya berharap, semua peserta bisa mengikutinya dengan baik,”katanya.

Kepala Bidang P2P ini juga menuturkan, Epidemiolog kesehatan mempunyai peran yang sangat penting dalam pengendalian Kejadian Luar Biasa dan pengolahan data serta membuat rekomendasi hasil surveillance untuk pemegang kebijakan.

Sehingga diharapkan pelatihan ini memberikan manfaat.. Pelatihan ini merupakan salah satu solusi yang tepat untuk memperoleh pengetahuan dan keterampilan untuk peningkatan kompetensi dalam kenaikan jenjang jabatan seorang epidemiolog.

“Bapak Kepala Dinas Kesehatan mengatakan bahwa kedepannya, jabatan struktural akan dikurangi, akan digantikan dengan jabatan fungsional karena tenaga kesehatan merupakan tenaga yang professional. Apresiasi yang besar diberikan kepada UPTD Bapelkesmas karena menyelenggarakan Pelatihan Jabatan Fungsional Epidemiolog di tengah-tengah situasi pandemi,”imbuh Widia.

Kegiatan ini diikuti oleh 29 orang yang bekerja di Puskesmas, Rumah Sakit dan Dinas Kesehatan. Peserta berasal dari Bali dan luar pulau Bali diantaranya dari NTT, Kabupaten Bogor, Kota Jambi, Kabupaten Malaka, Kabupaten Musi Rawas, Kepulauaan Riau, Kabupaten Manggarai dan Provinsi Sulawesi Selatan.
Sedangkan peserta dari Bali berasal dari Dinas Kesehatan Provinsi Bali, Kabupaten Bangli dan Kabupaten Badung. terlaksana atas kerjasama UPTD Bapelkesmas bekerjasama dengan Ikatan Ahli Kesehatan Masyarakat Indonesia (IAKMI) Provinsi Bali.

Sementara itu, Kepala UPTD Bapelkesmas Dinas Kesehatan Provinsi Bali selaku Ketua panitia kegiatan pelatihan mengungkapkan kegiatan pelatihan tersebut terlaksana atas kerjasama UPTD Bapelkesmas Provinsi Bali dengan Ikatan Ahli Kesehatan Masyarakat Indonesia (IAKMI) Provinsi Bali. (Humas Dinas Kesehatan Provinsi Bali)