Mitos Vs Fakta Virus Corona (2019-nCoV)

Beranda Berita Mitos Vs Fakta Virus Corona (2019-nCoV)

Penyebaran virus corona telah meresahkan masyarakat di seluruh negara di dunia. Total sudah 25 Negara terjangkit virus ini sesuai dengan rilis WHO per 5 februari 2020. Masyarakat diharapkan tenang dan selalu waspada terhadap penyebaran virus yang juga dikenal dengan 2019-nCoV ini.

Banyak informasi yang diragukan kebenarannya (hoax) yang telah tersebar di dunia maya terkait virus yang telah membunuh sekitar 450 an lebih warga di dunia. Berikut ini beberapa mitos dan fakta yang dihimpun dari beberapa media terkait mitos dan fakta virus corona (2019-nCoV) .

Mitos
  • Novel Corona Virus (2019-nCoV) dapat menular melalui buah impor
  • Virus dapat menular melalui udara di ruang terbuka
  • Virus tidak bisa menular di udara tropik
  • Video korban yang tiba-tiba jatuh pingsan di jalan karena tertular virus corona
  • Virus bisa ditularkan melalui pandangan mata
  • Virus bisa ditularkan melalui sinyal telepon
  • Video orang yang menunjukkan orang tertular setelah minum sup kelelawar
  • Minum alkohol bisa menyembuhkan infeksi virus corona
  • Virus tersebar akibat kebocoran laboratorium di Wuhan
Fakta
  • Virus corona menular antar-manusia, tetapi penularan melalui kontak langsung (melalui droplet atau melalui batuk dan bersin)
  • Daya tahan tubuh yang baik bisa mencegah kita dari virus corona
  • Dengan menggunakan alat pelindung diri yang baik, tim medis terhindar dari penularan infeksi
  • Masa inkubasi 14 Hari, jadi bisa saja gejala klinik virus muncul kemudian walau lolos thermal scanner
  • Gejala awal tidak spesifik
  • Pasien yang terinfeksi virus corona bisa sembuh
  • Virus corona dapat menular antar-manusia
  • Infeksi virus corona bisa mengenai semua umur
  • Pada udara terbuka, virus dapat mati dengan alkohol
  • Tidak semua pasien dengan infeksi ini mengalami gagal napas dan meninggal

Humas Dinas Kesehatan Provinsi Bali