Krama Bali Sangat Disiplin Terapkan Prokes

Beranda Berita Krama Bali Sangat Disiplin Terapkan Prokes
dr. murdani tegaskan berdasarkan hasil survey penerapan Protokol Kesehatan (Prokes)

“Hasil survey menunjukkan perilaku, sikap dan perilaku Krama Bali dalam menerapkan protokol kesehatan (Prokes) cukup baik, namun masih terjadi peningkatan kasus Covid-19. Hal ini dimungkinkan terjadi karena masih ada Krama Bali yang belum mengetahui bagaimana sikap dan perilaku yang benar dalam menerapkan protokol kesehatan”, kata Kepala Bidang Kesehatan Masyarakat Dinas Kesehatan Provinsi Bali, dr. Ni Wayan Murdani saat diwawancarai Humas Dinas Kesehatan Provinsi Bali, Rabu, 27 Januari 2021 di ruang kerjanya.

Dokter Murdani menambahkan, untuk memastikan hasil survey penerapan Protokol Kesehatan terkait Covid-19 tersebut, sebelumnya Dinas Kesehatan Provinsi Bali bekerjasama dengan Ikatan Ahli Kesehatan Masyarakat (IAKMI) Pengurus Daerah Bali telah melaksanakan online survey.

“Kami memang harus memastikan bagaimana penerapan protokol Kesehatan di lapangan. Sehingga Kita bisa mengevaluasi setiap aktivitas Krama Bali serta disinkronkan dengan peningkatan kasus Covid-19”, katanya.

Dokter Murdani pun menyampaikan bahwa survey online dilakukan mulai tanggal 3 Januari – 12 Januari 2021. Hasilnya disampaikan pada rapat Senin 25 Januari 2021 yang dilaksanakan secara Daring dan tatap muka dengan tetap mengindahkan protokol Kesehatan yang telah ditetapkan.

“Saat rapat tersebut, Kami mengundang Dinas Kominfo dan Informatika Provinsi Bali, Kepala Bidang di Lingkungan Dinas Kesehatan Provinsi .Bali, Kepala.UPTD di lingkungan Dinas Kesehatan Provinsi Bali, Pejabat fungsional Madya, Dinas Kesehatan Provinsi Bali serta pengurus IAKMI Bali”, katanya.

Hasilnya perlu dicermati bersama lanjut dr. Murdani, selain apa yang telah disampaikan di atas, ditenggarai juga bahwa penularan Covid-19 masih terjadi di beberapa cluster yaitu cluster keluarga, tempat kerja maupun kegiatan adat di masyarakat. Sehingga ini perlu menjadi perhatian bagi pemegang kebijakan untuk melakukan langkah kebijakan pencegahan yang staregis.

Yang perlu menjadi catatan khusus, tegas dr. Murdani adalah pentingnya kegiatan sosialisasi melalui semua media yang ada di Bali. “Media Saluran komunikasi yang masih dianggap diminati masyarakat adalah melalui media online, media konvensional berupa Radio, TV, Koran serta melalui penyuluhan langsung”, jelasnya.

Selain itu juga, penegakan disiplin masyarakat oleh instansi terkait, untuk menerapkan protokol kesehatan harus lebih ditingkatkan lagi. Mengingat masih tingginya penularan kasus Covid-19 di masyarakat. Dan laporan hasil survey ini akan sampaikan dalam bentuk tertulis kepada Dinas Kesehatan Provinsi Bali”, katanya. (Humas Dinas Kesehatan Provinsi Bali)

Tim dari Ikatan Ahli Kesehatan Masyarakat (IAKMI) memaparkan hasil survey penerapan protokol kesehatan dalam pencegahan Covid-19 di Bali disaksikan oleh tim dari Universitas Udayana Secara Daring