Dokter Suarjaya Pastikan, Vaksinasi Covid-19 Dipusatkan di RS Bali Mandara

Beranda Berita Dokter Suarjaya Pastikan, Vaksinasi Covid-19 Dipusatkan di RS Bali Mandara
Vaksinasi Covid-19 dilaksanakan 14 Januari 2021

“Sebagaimana diketahui bersama, sebanyak 51.000 Vaksin sudah ada di Bali. Sesuai dengan arahan Pusat, maka pelaksanaan Vaksinasi akan dipusatkan di RS Bali Mandara, Kamis, 14 Januari 2021. Dan yang divaksin pertama adalah Gubernur Bali, Pangdam IX Udayana, Kapolda Bali, Kajati Bali, Ketua Pengadilan Negeri Bali, Direktur RSUP, Kadiskes, serta semua dokter maupun tenaga medis yang ada di Bali”, kata Kepala Dinas Kesehatan saat membuka acara Evaluasi APBD Tahun 2020 dan rencana Aksi Program Tahun 2021 secara virtual yang dipusatkan di ruang rapat Cempaka Dinas Kesehatan Provinsi Bali, Kamis, 7 Januari 2021 kemarin.

Lebih lanjut, Kepala Dinas Kesehatan memberikan motivasi kepada semua Pejabat di Lingkungan Dinkes Prov. Bali dan UPTD termasuk Rumah Sakit milik Pemprov Bali. Dokter Suarjaya mengarahkan agar semua pimpinan selalu berusaha menjadi panutan. “Kita harus selalu di depan. Sebagai ksatria dalam menghadapi tantangan Kesehatan saat ini. Jangan sampai menghindari tanggung jawab yang diberikan”, katanya.

Hal itu disampaikan dokter Suarjaya, agar semua Kepala Dinas serta pejabat kesehatan yang hadir saat acara virtual tersebut melakukan tugasnya dengan penuh semangat. “Semangat kita untuk berjuang menghadapi Covid-19 janganlah sampai kendor. Apalagi vaksin sudah datang saat ini”, ungkap dokter Suarjaya.

Dokter Suarjaya pun memberikan gambaran bagaimana sikap menjadi pimpinan untuk memenangkan sebuah tantangan ke depan. “Pimpinan memang harus selalu di depan. Sekarang kita dihadapkan pada Covid-19. Dan saat ini sudah ada vaksinnya. Kita harus menyiapkan diri kita. Terutama para Direktur Rumah Sakit dan para Wakil Direktur. Mohon didata semua tenaga kesehatan yang akan menerima vaksin tersebut. Sehingga ketika pelaksanaan kegiatan Vaksinasi berlangsung, semua data tenaga medis di Daerah maupun di Provinsi sudah tersedia. Sehingga petugas bisa langsung menjalankan tugasnya dengan baik”, katanya.

Dokter Suarjaya mengingatkan agar semua yang terlibat mendata tenaga kesehatan tidak sampai terlambat melakukan pendataan. “Saya tidak menginginkan adaya keterlambatan pendataan. Kita harus bekerja dengan cepat sesuai arahan Pemerintah Pusat. Dan juga sesuai dengan apa yang kita lakukan sebelumnya, yaitu sudah melatih tenaga yang akan melaksanakan vaksinasi tersebut”, jelasnya.

Dokter Suarjaya mengatakan bahwa dirinya setelah membuka acara rapat, langsung berkoordinasi dengan Kepala Badan POM di Renon. “Usai membuka acara ini, saya akan langsung bertemu Kepala Badan POM di Renon. Untuk berkoordinasi terkait penggunaan vaksin Sinovac ini”, katanya.

Semua peserta yang menghadiri acara rapat tersebut mendengarkan secara serius apa yang disampaikan Dokter Suarjaya. Mereka semua berharap, pelaksanaan kegiatan Vaksinasi bisa berjalan sesuai dengan harapan bersama. (Humas Dinas Kesehatan Provinsi Bali)