Dinkes Analisa Keluarga Sehat

Beranda Berita Dinkes Analisa Keluarga Sehat

Dinkes Provinsi Bali melaksanakan analisa data keluarga sehat (KS) sebagai bagian dari Pembangunan Nasional Program Indonesia Sehat (25-27 Nopember 2019). Bertempat di UPTD Bapelkesmas Dinas Kesehatan Provinsi Bali kegiatan ini diikuti oleh pemegang program PIS PK di Puskesmas pada 9 Kabupaten/Kota. Kegiatan ini juga dihadiri oleh narasumber dari Pusat Data dan Informasi Kemenkes RI. Tujuan dari pertemuan ini adalah untuk untuk menganalisa data individu Keluarga Sehat di Provinsi Bali. Dengan analisa tersebut diperoleh data keluarga baik yang sehat dan tidak sehat. Sehingga untuk kategori yang tidak sehat dapat dilakukan intervensi dengan harapan menjadi sehat.

Kadiskes Bali dr. Ketut Suarjaya, MPPM membuka pertemuan tersebut. Kadiskes berharap dari hasil Pendataan Keluarga, puskesmas dapat melakukan analisis untuk mencari akar permasalahan kesehatan di wilayah kerja sebagai upaya perbaikan pelayanan kesehatan yang kemudian menjadi bagian dalam tahapan pelaksanaan SPM bidang kesehatan yang selanjutnya diharapkan dari hasil analisis PIS-PK puskesmas, kabupaten/kota dapat melakukan perbaikan-perbaikan pelayanan kesehatan sehingga dapat meningkatkan derajat kesehatan masyarakat. Hal ini sejalan dengan Visi Nangun Sat Kerthi Loka Bali dengan misi Pembangunan Pemerintah Provinsi Bali, khususnya misi ke-3. “Mengembangkan Pelayanan Kesehatan Masyarakat Yang Terjangkau, Merata, Adil Dan Berkualitas Serta Didukung Dengan Pengembangan Sistem Dan Data Base Riwayat Kesehatan Krama Bali Berbasis Kecamatan”.

Pendataan keluarga sehat ini termasuk dalam (tiga) pilar yakni Paradigma Sehat, Pelayanan Kesehatan dan Jaminan Kesehatan Nasional (JKN), dimana arah pembangunan kesehatan nasional ini bergerak ke arah promotif preventif dengan tetap memperhatikan upaya kuratif, melalui Pendekatan Keluarga. Kebijakan operasional Indonesia Sehat melalui Pendekatan Keluarga sesungguhnya merupakan penguatan peran Puskesmas. Pendekatan Keluarga adalah salah satu cara Puskesmas untuk meningkatkan jangkauan sasaran dan mendekatkan atau meningkatkan akses pelayanan kesehatan dengan mendatangi keluarga dan langsung diberikan intervensi awal terhadap permasalahan kesehatan setiap keluarga, sehingga Puskesmas tidak hanya menyelenggarakan pelayanan kesehatan di dalam gedung saja, melainkan juga keluar gedung dengan mengunjungi setiap keluarga di wilayah kerjanya.