Bumil Segera Lakukan Vaksinasi Covid-19

Beranda Berita Bumil Segera Lakukan Vaksinasi Covid-19

Kabid Kesmas dr Sagung Ajak Bumil diatas 13 Minggu Segera Lakukan Vaksinasi Covid-19

Untuk meminimalisir kematian pada Ibu Hamil (Bumil) akibat Covid-19, Dinas Kesehatan Provinsi Bali bekerjasama dengan Tim Penggerak PKK Provinsi Bali menggelar acara Webinar Percepatan Vaksinasi Covid-19 untuk Ibu Hamil. Ketika membuka acara tersebut, Jumat 12 Nopember 2021 lalu, Kepala Bidang Kesehatan Masyarakat (Kabid Kesmas) Dinas Kesehatan Provinsi Bali, dr. AA Sagung Mas Dwipayani mengajak semua Ibu Hamil (bumil) di atas 13 Minggu yang ada di Bali segera melakukan vaksinasi Covid-19.

Acara webinar ini juga dihadiri oleh Tim Penggerak PKK 9 Kabupaten Kota serta layanan Kesehatan 9 kabupaten kota. Dimana acara tersebut dipandu oleh Kadek Widyastuti, SKM, MBH serta menghadirkan 2 orang narasumber utama yaitu Kepala Perwakilan UNICEF untuk Jawa dan Bali Arie Rukmantara, S.Hum dan Ketua POGI Bali.
Lebih Lanjut, dr Sagung menegaskan, sampai saat ini kematian Ibu Hamil cukup tinggi. Dan itu harus segera diantisipasi, agar tidak terus meningkat. Apalagi, ungkapnya, saat ini Covid-19 selalu menjadi salah satu sumber kematian bagi Ibu Hamil.

“Saya berpesan, melalui acara webinar ini, semua petugas Kesehatan termasuk Tim Penggerak PKK Provinsi Bali lebih gencar melakukan tugas memberikan penyuluhan ke lapangan. Dan tentunya dengan menerapkan prokes secara ketat, ’katanya.

Dalam pemaparannya, Arie Rukmantara mengungkapkan betapa pentingnya keluarga yang sehat dan Bahagia. Salah satunya adalah bagaimana keluarga merawat bayi yang dilahirkan sehat. Rukmantara juga menceritakan bagaimana seorang ibu hamil melakukan vaksinasi serta mau memeriksakan kandungannya secara rutin.

“Saya sangat salut dengan ibu-ibu di pedesaan yang sangat rutin melakukan kunjungan ke posyandu serta mengikuti kegiatan vaksin secara sukarela. Tentunya melalui vaksinasi Covid-19. Pembuktian diri mereka mengikuti vaksinasi covid-19 di Indonesia adalah penghormatan tertinggi. Dimana Ketika mereka mau melakukan vaksinasi dan itu artinya mereka telah berupaya menyelamatkan generasi Indonesia dari kematian,”katanya.

Rukmantara pun memberikan beberapa strategi teknis terkait vaksinasi covid-19. Baik pada Bumil serta penyuluh Kesehatan. “Sebagai penyuluh Kesehatan juga kita harus mempunyai cara efektif untuk mensosialisasikan kegiatan vaksinasi. Salah satu caranya adalah dengan menghitung secara matematika,”katanya.

Sementara itu, Ketua POGI yang diwakili Pokja Infeksi Saluran Reproduksi (ISR) PP POGI Bali dr I Wayan Artana Putra, SpOG, KFM mengungkapkan, Ibu Hamil itu adalah kelompok beresiko yang terinfeksi. Dari perubahan hormonal dari perubahan kehamilan maka akan terjadi inflamasi. Ini akibat perubahan hormonal.

Dokter Wayan pun menjelaskan secara teknis bagaimana proses kehamilan dan resiko bumil terserang covid-19. “Banyak dokter kandungan yang meninggal karena Covid-19. Secara umum pemerintah dan nakes akan melaksanakan beberapa strategi khusus agar bisa memutus rantai covid-19,” katanya.

Vaksinasi jelas dr. Wayan tidak mencegah terjadinya inveksi Covid-19, tapi menurunkan gejala covid-19, sehingga mereka yang terinfeksi covid-19 bisa diobati dan diselamatkan,”katanya. (Humas Dinas Kesehatan Provinsi Bali)